Tuesday, August 28, 2012

Blog Khusus Giveaway Buku

Iseng-iseng bikin blog khusus buat giveaway international yang bagi-bagi buku. Mudah-mudahan untuk seterusnya bisa update terus. And most important, I can join into another giveaway hop. ^^

Silakan mampir and follow ya:

http://awaytogiveaway.blogspot.com/


Tuesday, August 7, 2012

(One of) My All Time Favorite Book

Texas! Chase by Sandra Brown

Buat yang sudah kenal lama dengan saya, pasti tau banget kalo ini adalah salah satu buku saya yang paling favorit. Saking cintanya saya sampe rela ngumpulin beberapa edisi sekaligus. Kenapa?
  1. Sandra Brown itu penulis favorit saya.
  2. Saya suka banget sama cerita dan tema ceritanya:  temen-jadi-demen, marriage-of-convenience, dan s-a-m. Apa sih s-a-m? Sex After Marriage. Meskipun mungkin SBM sudah biasa, saya masih termasuk orang konservatif. ^^
  3. Saya suka banget sama karakter Chase dan Marcie. Tokoh Marcie digambarkan berbeda dengan tokoh2x heroin di novel Sandra Brown. Kalo biasanya di novel2x lainnya heroine-nya terlihat malu, gugup, deg-degan/berdebar yang keliatan banget dia tak berdaya kalo udah ngadepin si tokoh cowok, terutama kalo deket2x tokoh hero-nya, Marcie nggak keliatan selemah itu. Dia tetep keliatan tenang, cool and calm and confident. Sukaaaaa....
  4. Yang jadi model di cover ini Paul Marron. Oh yeah ... mantaaap. ^^

Thursday, August 2, 2012

Sebelum Natal Berakhir (Home in Time for Christmas) by Heather Graham


Kayaknya ini buku pertama Heather Graham yang aku baca. Pertamanya baca versi Inggrisnya di tahun 2011, tapi cuma sekitar seperempat buku, then I stopped. Entah kenapa, waktu beberapa hari lalu ke toko buku, dorongan untuk membeli buku besar, dan aku nyomot ini.
Nggak benar-benar baca ulang, cuma scanning aja, dan mulai baca serius lagi setelah sampe di bagian aku berenti sebelumnya.
If you're looking for something hot and steamy, you got yourself the wrong book. Dari covernya aja udah jelas, lagi musim salju. Jadi dingiiiiin... Hihihihi...
Anyway, buat yang lagi pengen bacaan sederhana, simpel, manis dan menenangkan, ini bagus (menurut saya). Ada sih bagian-bagian yang agak membosankan, terutama di bagian-bagian awal, atau mungkin agak membingungkan karena too much dialogue. But then again, ini pas banget menggambarkan keluarga Melody yang rame dan agak ajaib. Jadi ibaratnya kita berada di ruangan yang sama dengan mereka, leher/mata/kepala kita akan capek nengok kanan-kiri tek-tok karena mereka semua banyak bicara dan saling menimpali. Tapi saya suka dengan kedekatan dan kehangatan keluarga Melody.

Ngomongin soal tokoh hero-nya, Jake Malorry, jangan mengharapkan cowok super dominan tipe alpha seperti Jorlan di Stone Prince-nya Gena Showalter ya. Jauh banget karakternyaaaaa... Dan saya bisa bilang bahwa rasa jatuh cinta antara Jake dan Melody terasa murni dan manis. So sweet...

Cerita ini mulai seru waktu Mark, cowok yang pdkt ke Melody dateng, bikin Melody serba salah dan Jake agak kaget, tapi tetap bersikap tenang dan gentleman. *duh, jadi pengen meluk Jake. Kalo di novel2x lain, udah bisa dipastikan si tokoh hero akan jadi posesif dan 'menggigit' saingannya.

Lebih seru lagi waktu keluarga Melody ketangkap basah mau memulangkan Jake tanpa melibatkan Melody, dan Mark tau-tau muncul juga di situ. Seru... ngebayangin kelempar sana dan ke sini. Saya ikut terenyuh waktu Mona (ibunya Melody) langsung jatuh lemas waktu dia pikir dia nggak akan pernah ketemu Melody lagi gara-gara lubang hitam itu.

Jadi mikir, jadi sebetulnya Serena dan Mark bisa terus2xan mengabari kehidupan mereka di abad lampau ya dengan nyelipin surat di selipan batu perapian. Update status ala Serena dan Mark di tahun 1776. Hihihihihi...

Monday, July 30, 2012

Gena Showalter - Wicked Nights



Horeeee... Akhirnya baca dan selesai juga.
Sebetulnya saya bukan pecinta genre paranormal, malah nggak terlalu tertarik sebetulnya. Sampe sekarang pun nggak. Tapi kadang-kadang cover dan judulnya sangat menggoda, jadi tertarik juga. Meskipun sampe sekarang jumlah buku yang udah saya baca dari genre ini masih bisa dihitung dengan jari. 


Anyway, karna dari dulu gak trlalu suka novel science-fiction/fantasy dan semacamnya, saya butuh waktu lebih lama untuk mencerna nama-nama, kejadian dll yang tidak familiar. Apalagi karna sebelumnya pernah baca buku seri LotU (Lords of the Underworld) yang pertama (dan satu-satunya), The Darkest Night (jangan tanya judul bahasa Indonesia-nya ya. Saya nggak pernah hafal), saya mencoba mengingat-ingat jenis-jenis dan peran berbagai makhluk yg ada.
Karena saya juga suka cuek ama riviu orang, bahkan sama bahasan si penulis sendiri tentang buku yang ditulisnya, saya nggak ngeh kalo buku ini masih nyambung (spin-off) dari seri LotU. Baru ngeh di halaman 241 (eaaaa... telat beneer) pas Paris muncul. Itupun jg gak lgsg konek. Masih pake acara mikir, 'Paris? Demon of Promiscuity? Paris? Sounds very familiar. Hmm...' 
Jeda beberapa detik, lalu, TING!! Ya ampun, Paris-nya LotU bukan ya?!
Dan di beberapa halaman kemudian muncullah tokoh-tokoh lain yg saya kenal di LotU. Amun, Anya, mmm... siapa lagi yak? Padahal saya juga belum baca buku-buku yang menceritakan tentang mereka sih, tapi ya udah familiar dikitlah dengan nama-nama itu.

Anyway, butuh waktu beberapa hari untuk saya membaca dan menyelesaikan buku ini. Yes, saya kalo baca amat sangat dihayati dan tergantung mood. Harus saya akui buku ini lumayan, saya suka. Plot cerita dan karakter-karakternya cukup kuat (buat saya lho)... saya suka sama Annabelle, dan dialog-dialog serta interaksinya dengan Zacharel.
Saya nggak sabar baca cerita tentang Thane, tapi harus bersabar, karena di buku berikutnya yang diangkat adalah si Koldo.

Tapi, kenapa endingnya agak mirip sama The Darkest Night yak? :p



NOTE: Salah satu alasan saya beli buku ini (padahal nggak doyan paranormal) adalah karena covernya. Body cowoknya itu lhooo... nggak nahaaaaaaaan... 

Bintang 4 deh buat buku ini. ^^

Friday, June 15, 2012


It's finally here! 
2 buku baru (mahal) yang aku bela-belain beli. Hihihihi...
Yang kiri gara-gara stoknya tinggal satu (dan takut gak kebagian lagi kayak waktu itu), yang satu cuma gara-gara ada nama Sandra Brown (meskipun dia cuma ngedit, gak ikutan nulis) dan suka covernya.

Kira-kira, manakah yang akan saya baca (dan paling penting, selesai baca) duluan?